MACAM - MACAM KITAB SUCI



kitab suci umat Islam



    Agama terbagi dua yaitu Agama Samawi dan Agama Ardhi. Agama Samawi adalah agama yang mendapat wahyu dari Allah SWT melalui malaikat Jibril dan disampaikan oleh Nabi/Rasul yang telah dipilih oleh Allah SWT untuk diajarkan kepada umat manusia. Ciri-ciri agama samawi antara lain : 1) memiliki kitab suci yang ajarannya dari Tuhan, 2) mempunyai nabi/rasul yang menyampaikan dan menjelaskan lebih lanjut dari wahyu yang diterima, 3) ajarannya serba tetap, 4) kebenarannya berlaku bagi setiap manusia, masa, dan keadaan.


Baca Juga :

    Agama Ardhi adalah agama yang berkembang berdasarkan budaya, daerah, pemikiran seseorang yang kemudian diterima secara global. Serta tidak memiliki kitab suci dan bukan berlandaskan wahyu. Ciri-ciri Agama Ardhi antara lain : 1) diciptakan oleh tokoh agama, 2) Tidak memiliki nabi sebagai penjelas agama ardhi, 3) berasal dari daerah dan kepercayaan masyarakat, 4) Ajarannya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan akal pikiran penganutnya




A.   Macam-Macam Kitab Agama Samawi
1.     Kitab Taurat
Kitab Taurat diwahyukan Allah swt. kepada nabi Musa a.s. sebagai pedoman hidup bagi kaum Bani Israil. Para ulama sepakat bahwa taurat yang murni sudah tidak ada lagi.

Taurat yang beredar di kalangan orang-orang Yahudi saat ini bukanlah Taurat asli, melainkan palsu. Mereka telah melakukan perubahan-perubahan isinya. Taurat yang beredar saat sekarang lebih tepat dikatakan sebagai karangan atau tulisan orang-orang Yahudi pada waktu dan masa yang berbeda.

2.     Kitab Zabur
Kitab zabur diwahyukan Allah swt. Kepada nabi Daud a.s. Pokok ajaran kitab Zabur berisi tentang zikir, nasehat dan hikmah tidak memuat syariat. Nabi Daud hanya diperintahkan oleh Allah SWT untuk mengikuti syariat Nabi Musa.

3.     Kitab Injil
Kitab Injil diwahyukan oleh Allah swt. kepada Nabi Isa a.s. Kitab Injil berisi perintah-perintah Allah SWT agar manusia mengesakannya dan tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apapun, juga menjelaskan bahwa di akhir zaman akan lahir Nabi yang terakhir.

Kitab Injil yang beredar sekarang hanyalah hasil pikiran manusia bukan wahyu Allah .  Kitab Injil matius, Injil lukas dan Injil Johanes, antar Injil tersebut banyak terdapat perbedaan dan bahkan bertentangan. Ada juga yang dinamakan Injil Bernabas, oleh para ulama dianggap sesuai dengan ajaran tauhid. Namun Injil jenis ini tidak dipakai oleh orang-orang Kristen (Nasrani). Dengan demikian, yang wajib dipercayai oleh umat islam hanyalah Injil yang diturunkan Allah SWT kepada nabi Isa a.s.


4.     Kitab Alqur’an
Al-Qur’an diturunkan Allah swt kepada Nabi Muhammad saw melalui malaikat Jibril secara berangsur-angsur, yang waktu turunnya selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. AQur’anTerdiri dari 30 juz, 144 surat, 6666 ayat, 74.437 kalimat, dan 325.345 huruf.

Turunnya al-Quran disebut Nuzulul Quran. Wahyu pertama berupa surat Al-‘Alaq ayat 1-5, diturunkan pada malam 17 Ramadhan tahun 610 m. Sedangkan ayat yang terakhir turun adalah surat al-Maidah ayat 3, ayat tersebut turun pada tanggal 9 Dzulhijjah tahun 10 hijriyah di padang ‘Arafah ketika beliau sedang menunaikan haji wada’ (haji perpisahan), karena beberapa hari sesudah menerima wahyu tersebut nabi Muhammad saw wafat.

Al-Quran merupakan kitab suci terlengkap dan abadi sepanjang masa , berlaku bagi semua umat manusia sampai akhir zaman, serta pedoman dan petunjuk bagi manusia dalam menjalankan kehidupan di dunia agar tercapai kebahagiaan di akhirat. Oleh karena itu,sebagai muslim kita tidak perlu meragukannya sama sekali.


B.   Macam-Macam Kitab Agama Ardhi
1.     Kitab Veda
Veda merupakan kumpulan sastra-sastra kuno dari zaman India Kuno yang jumlahnya sangat banyak dan luas. Veda adalah kitab suci agama Hindu. Veda termasuk dalam golongan Sruti, karena umat Hindu percaya bahwa isi Veda merupakan kumpulan wahyu dari Brahman (Tuhan). 

Veda diturunkan/diajarkan dengan sistem lisan (pengajaran dari mulut ke mulut, dari guru ke siswa ), yang mana pada masa itu tulisan belum ditemukan. Setelah tulisan ditemukan, para Resi menuangkan ajaran-ajaran Veda ke dalam bentuk tulisan. Maharesi Byasa, menyusun kembali Veda dan membagi Veda menjadi empat bagian utama, yaitu: Regveda, Yajurveda, Samaveda dan Atharwaveda. Semua itu disusun pada masa awal Kaliyuga.

2.     Kitab Tripitaka
Tripitaka (Tiga Keranjang) yang terdiri atas Vinayapitaka (berisi tentang bermacam-macam aturan hidup dan hukum penentu cara hidup pemeluknya), Sutrantapitaka (berisi tentang pokok-pokok wejangan Sang Buddha), dan Abdhidharmapitaka (berisi tentang penjelasan dan kupasan mengenai sosial beragama atau falsafah agama). Tripitaka dalah kitab suci agama Buddha.






Artikel Terkait

No comments:

Post a Comment