Siswa Bodoh? Begini Cara mengatasinya

Kata bodoh sering disematkan guru dan orang tua kepada seorang siswa
Guru dan orang tua menyematkan kata bodoh kepada siswa  apabila siswa tersebut :
·        Tidak bisa melakukan apa yang disuruh
·        Tidak bisa mengerjakan apa yang disuruh
·        Tidak bisa menjawab soal yang diberikan
·        Tidak memiliki pengetahuan yang ditanyakan

Pada kesempatan ini saya himbau kepada guru dan orang tua
Agar berhenti menyematkan kata bodoh kepada siswa
Mengatakan bodoh kepada siswa sama dengan menghancurkan kemampuan berinteraksi mereka.
Siswa yang dilabeli bodoh akan menerima diri mereka sendiri sebagai pribadi yang tidak diinginkan alias ditolak.
Siswa yang demikian akan merasa dirinya tidak dihargai, tidak dicintai
Sehingga cenderung memilih jalan yang mudah, tidak berani mengambil resiko, dan tidak dapat berprestasi

Orang tua dan guru harus memahami 2 hal :
1.  Siswa merupakan individu yang tidak mudah mengerti, tidak mudah tahu, tidak dapat mengerjakan, atau tidak memiliki pengetahuan.
Kalau siswa mudah mengerti, mudah tahu, dapat mengerjakan, atau memiliki pengetahuan
Maka mereka tidak membutuhkan orang tua dan guru.
Sebab mereka bisa belajar secara mandiri dan sama sekali tidak membutuhkan arahan dari orang tua dan guru.

2.  Setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda-berbeda.
Siswa yang satu tidak sama dengan siswa yang lain.
Kalau ada siswa yang minim dalam mata pelajaran matematika, atau ilmu-ilmu eksakta lainnya
Belum tentu ia minim juga dalam mata pelajaran lainnya.
Begitu juga kalau ada siswa yang maksimal dalam mata pelajaran eksakta
Belum tentu ia maksimal dalam mata pelajaran non eksakta.

Hal ini perlu dipertegas dikalangan orang tua
Karena banyak orang tua menganggap siswa yang cerdas adalah siswa yang cerdas dibidang eksakta
Mata pelajaran eksakta yang sering dijadikan tolak ukur cerdas atau tidaknya seorang siswa adalah matematika
Apabila siswa mampu menjawab soal matematika yang diberikan maka siswa tersebut dianggap cerdas
Namun apabila siswa tersebut tidak mampu menjawab maka dianggap bodoh
Padahal kecerdasan itu majemuk bukan tunggal.
1.   Kecerdasan Bahasa
Kecerdasan bahasa menunjukkan kemampuan seseorang untuk menggunakan bahasa dan kata-kata
Baik secara tertulis maupun lisan.
Mudah  mengeluarkan gagasannya melalui kata-kata maupun tulisan.
Memiliki daya ingat yang kuat, sangat detil jika menceritakan sesuatu.
Biasanya siswa yang memiliki kecerdasan bahasa menyukai menulis cerita, puisi dan sejenisnya.

2.   Kecerdasan Matematika-Logika
Kecerdasan matematika-logika adalah kemampuan seseorang berpikir secara induktif dan deduktif
Berpikir menurut aturan logika, memahami dan menganalisis pola angka-angka
Serta memecahkan masalah dengan menggunakan kemampuan berpikir.
Biasanya siswa yang memiliki kecerdasan ini akan mudah memahami soal-soal matematika
Tidak mudah menyerah jika belum paham. 

3.   Kecerdasan Visual-Spasial
Kecerdasan visual-spasial adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan imajinasi bentuk dalam pikirannya, contohnya arsitek.

4.   Kecerdasan Musikal
Kecerdasan musikal adalah kemampuan seseorang  peka terhadap suara-suara nonverbal yang berada di sekelilingnya, seperti nada dan irama.
Biasanya siswa yang memiliki kecerdasan ini senang mendengarkan musik, atau menyanyi. 

5.   Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan seseorang untuk peka terhadap perasaan orang lain.
Biasanya siswa-siswa yang memiliki kecerdasan ini sangat mudah bersosialisasi, mudah berempati, banyak teman.

6.   Kecerdasan Kinestetik
Kecerdasan kinestetik adalah kemampuan seseorang secara aktif menggunakan bagian-bagian
Atau seluruh tubuhnya untuk berkomunikasi dan memecahkan berbagai masalah.
Orang yang memiliki kecerdasan ini sangat suka berolah raga.

7.   Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan intrapersonal adalaha kemampuan seseorang untuk peka terhadap perasaan dirinya sendiri

8.   Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan naturalis adalah kemampuan seseorang peka terhadap lingkungan alam yang berhubungan dengan tanah, tumbuhan, hewan, air, dll.

Jadi, bagi orang tua  mulailah bijak terhadap potensi siswa.
Jangan langsung mencap siswa sebagai siswa yang bodoh
Ketika dia tidak mendapatkan nilai matematika yang baik.  

Lalu ketika ada siswa yang bodoh salah siapa? Orang tua atau guru?
Antara orang tua dan guru jangan saling menyalahkan pada situasi ini
Karena siswa adalah tanggung jawab orang tua di rumah
Dan siswa tanggung jawab guru di sekolah

Jadi siswa yang bodoh masalah bersama antara orang tua dan guru
Sehingga keduanya bertanggung jawab untuk mengatasinya
Namun caranya saja yang berbeda

Cara orang tua mengatasi siswa bodoh 
1.  Mengenal Jenis Kebodohan
cara orang tua mengatasi siswa bodoh
Kebodohan ada dua jenis yaitu bodoh semu dan bodoh sungguhan
Siswa yang berada pada kategori bodoh semu adalah siswa yang sebenarnya tidak bodoh
Tetapi karena suatu atau beberapa hal ia menjadi bodoh, misalnya :
·        Malas karena kurang dorongan (motivasi)
·        Tidak senang kepada gurunya
·        Tidak senang kepada sekolahnya atau beberapa temannya sehingga ogah-ogahan bersekolah
·        Dan sebab-sebab lainnya.
Siswa yang berada pada kategori ini jika di tes, inteligensinya cukup tinggi.

Siswa yang berada pada kategori bodoh sungguhan adalah siswa yang mempunyai ciri-ciri berikut ini :
·        Sukar memusatkan perhatian
·        Dalam permainan bersama sulit bermain sendiri biasanya tergantung pada teman-temannnya
·        Mudah bingung
·        Perhatiaannya singkat
·        Sulit berfikir abstrak
·        Hanya mampu mengerjakan tugas-tugas sederhana
·        Bila mendapat kesukaran mengatasinya dengan cara yang itu-itu juga, tidak mencoba dengan cara-cara (kemungkinan-kemungkinan) yang lain
·        Perbendaharaan bahasa kurang
·        Perasaannya biasanya tidak stabil
·        Sukar menyesuaikan diri di kehidupan sosial.

Untuk memastikan sebaiknya dilakukan tes kecerdasan.
·        Bila Hasil test IQ 75-90 (misalnya 82) maka siswa tersebut digolongkan “siswa Lambat”(slow learner).
Siswa slow learner masih bisa mengikuti sekolah biasa.
·        Bila hasil tst IQ 50-75 (misalnya 63) maka siswa tersebut disebut siswa dungu (mentally retarded).
Siswa dungu (mentally retarded) harus masuk sekolah khusus

2.  Menangani Siswa yang Bodoh Semu
cara orang tua mengatasi siswa bodoh
Siswa yang berada pada kategori bodoh semu diatasi dengan memberikannya motivasi
Motivasi yang paling disenangi siswa dalam bentuk hadiah yang dia senangi
Misalnya “kalau kamu rangking 1, kamu ayah belikan sepeda baru”
Namun motivasi harus disesuaikan dengan kemampuan si siswa

Disamping itu jauhkan juga siswa dari hal-hal yang membuatnya jadi bodoh, diantaranya :
a.   Main Handphone
hal-hal yang membuat siswa jadi bodoh
Handphone seharusnya bisa menjadi salah satu media untuk belajar
Handphone yang punya koneksi internet bisa mecari artikel atau video yang berkaitan dengan pelajaran
Namun sangat disayangkan
Banyak siswa yang menghabiskan waktu untuk bersosial media dan main game

b.   Menumpuk Tugas
hal-hal yang membuat siswa jadi bodoh
Disiplinkan siswa untuk mengerjakan tugas tepat waktu
Ketika siswa menumpukkan tugasnya
Maka dia akan stres begitu mengetahui tugasnya sudah banyak
Belum lagi waktu yang semakin sempit
Akhirnya tugas dikerjakan asal-asalan saja
Atau dengan menyontek temannya

c.   Menunda Waktu Belajar
hal-hal yang membuat siswa jadi bodoh
Siswa juga harus disiplinkan tentang waktu belajarnya
Jika dia belum mampu mengatur waktu belajarnya
Maka ajari dia cara mengatur waktu kapan harus bermain kapan harus belajar
Sehingga dia mempunyai waktu belajar yang cukup

d.   Pacaran
hal-hal yang membuat siswa jadi bodoh
Pacaran akan membuat fokus siswa terpecah antara belajar atau pacaran
Tapi sayangnya lebih banyak yang mementingkan pacaran daripada belajar
Usia SMP dan SMA rentan tentang permasalahan ini
Oleh karena itu ketika siswa sudah masuk diusia ini
Berikan dia pengawasan dan pengertian bahwa pacaran ketika sekolah tidak baik

3.  Menangani Siswa yang Bodoh Sungguhan
cara orang tua mengatasi siswa bodoh
Ketika siswa berada pada kategori ini
Perlihatkan sikap penuh penerimaan pada siswa itu.
Sebab menjadi bodoh bukan salahnya dan ia tidak ingin menjadi siswa yang bodoh.
Bagi siswa yang masuk kategori bodoh sungguhan
Pergi ke sekolah merupakan penderitaan baginya.

Waktu gurunya menjelaskan dia tidak mudah menangkapnya
Waktu ulangan diberikan dia paling takut menerimanya
Karena dia tahu angkanya jelek dan kadang-kadang juga dicemooh teman-temannya
Atau kalau ada guru yang kurang sensitif dialah yang dipermalukan.
Akhirnya si siswa menjadi frustrasi

Orang tua harus peka dengan situasi ini
Ketika mengetahui siswa frustrasi dan frustrasi perlu pelampiasan
Arahkan dia melampiaskan frustrasinya dengan cara yang positif
Bisa dengan main sepeda,menggambar, atau mendengarkan musik.
Berikan dia jeda setelah pulang sekolah
Dan nanti baru belajar kembali pada malam hari

Kadang kala orang tua salah menangani masalah ini
Pulang sekolah siswa disuruh les
Setelah pulang les membuat PR
Setelah membuat PR belajar lagi untuk persiapan pelajaran besok
Hal ini makin membuatnya lebih frustrasi.

Orang tua membantu belajar siswa yang kategori bodoh sungguhan dengan cara :
·        Belajar sedikit tetapi berhasil, lebih baik dari pada belajar banyak tetapi tidak berhasil.
·        Gunakan alat-alat peraga yang konkrit, seperti gambar-gambar, tiruan, map, poster-poster dan contoh-contoh (demonstrasi)
·        Dalam pelajaran berhitung, perhatian khusus dicurahkan pada makna (arti) dan hubungan pengertian-pengertian.
·        Beri ulangan yang banyak secara sistematis dengan cara mendrill (melatih terus-menerus).
·        Alat-alat audio-visual sangat menolong ingatannya.
·        Gunakan cara-cara permainan dan drama dalam memberikan pelajaran
·        Tugas-tugas yang diberikan singkat dan jangan sukar.
·        Berilah banyak pujian walaupun terhadap prestasinya yang kecil sekalipun
·        Gunakan cara-cara membangkitkan kemauan lainnya (kecuali pujian), seperti pemberian hadiah, penjelasan tentang gunanya bersekolah dan sebagainya
·        Carilahteman belajar yang dapat diajak bekerjasama.
·        Perhatikan perkembangan sosialnya. Bermain peran (berperan sebagai dokter, guru dan sebaginya) atau bermain boneka sangat menolong jika ia seorang wanita
·        Tingkatkan kesehatannya dengan olah raga, atau permainan. Permainan yang baik untuknya adalah permainan yang dapat meningkatkan kelincahan gerak
·        Selidiki bakat-bakat khusus (mungkin menggambar, menari dan sebagainya). Bila telah ketemu kembangkan

Menurut pakar kesulitan belajar pada anak dari Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita, Jakarta, Annelia Sari Sani, S.Psi, Psikolog
Siswa yang bodoh sungguhan disebut ketidak mampuan dalam belajar (learning disability) 
Hal ini disebabkan gangguan prosesing di dalam otaknya
Membuatnya mengalami kesulitan untuk belajar. 
Hal ini bisa dicegah bila dideteksi lebih awal

Untuk mengetahui ketidakmampuan belajar pada siswa
Orang tua dapat melakukan pendeteksian ketika siswa berusia 5 tahun.
Atau, paling lambat saat siswa memasuki sekolah dasar (SD).
Untuk memperbaikinya, si siswa harus melakukan terapi.

Karena gangguan yang dialaminya terjadi di prosesing
Maka terapi wajib yang harus dilakukan adalah sensoring integrasi.
Selain itu, ada pula terapi edukasi dan terapi ortopedagogi.
Terapi itu akan mengajari siswa cara belajar sesuai proses di otaknya.

Orangtua harus waspada bila menemukan siswa mengalami kesulitan dalam berbicara.
Karena bagian otak yang mengatur kemampuan siswa untuk berbicara
Akan digunakan untuk belajar ketika siswa besar. 
Sebuah penelitian menemukan bahwa 50 persen siswa yang mengalami keterlambatan bicara
Akan mengalami ketidakmampuan dalam belajar. 
cara orang tua mengatasi siswa bodoh

1.  Mengetahui Karakter Siswa
cara guru mengatasi siswa bodoh
Jangan menerapkan metode pembelajaran yang sama terhadap semua siswa
Karena karakter siswa berbeda-beda
Ada siswa yang cepat memahami pelajaran
Ada juga siswa yang lambat dalam memahami pelajaran.

2.  Menerapkan Metode Tertentu Kepada Siswa yang Bodoh
cara guru mengatasi siswa bodoh
Setelah mengetahui karakter siswa
Langkah selanjutnya adalah memilikan metode pembelajaran
Yang bisa mengatasi masalah siswa yang bodoh
Metode tersebut cukup diterapkan pada siswa yang terkait.
Hal ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif
Metode yang digunakan dalam mengatasi siswa tersebut
Selain itu siswa yang bodoh
Memang harus diperlakukan istimewa dari siswa yang lain.

3.  Memilihkan Tempat Duduk yang Tepat
cara guru mengatasi siswa bodoh
Memberikan posisi atau tempat duduk yang membuatnya
Bisa lebih jelas mendengar penjelasan guru
Sebaiknya siswa yang bodoh diberikan tempat duduk diposisi paling depan.
Hal tersebut bertujuan agar guru mudah mengontrol siswa yang terkait
Siswa pun akan lebih fokus dalam menerima pelajaran.

4.  Teman Sebangku yang Cerdas dan Penolong 
cara guru mengatasi siswa bodoh
Memilihkan teman sebangku yang cerdas dan memiliki jiwa sosial.
Sehingga ketika siswa yang bodoh tidak paham suatu hal
Bisa bertanya kepada teman sebangkunya
Selain itu ketika dia duduk berdekatan dengan siswa
Yang memiliki motivasi tinggi dalam belajar
Siswa tersebut lama kelamaan juga akan tertular
Oleh semangat belajar yang dimiliki teman sebangkunya.

5.  Memberikan Tugas Tambahan
cara guru mengatasi siswa bodoh
Cara yang bisa guru lakukan dalam meningkatkan pemahaman siswa yang bodoh
Dengan memberikan tugas tambahan.
Tugas tambahan tersebut bisa berupa PR dalam bentuk teks atau tugas membaca dll.
Tujuannya adalah agar siswa bisa mengejar ketertinggalan dari siswa lain
Yang memiliki tingkat pemahaman yang cukup baik.

6.  Meminta Bimbingan Guru BK
cara guru mengatasi siswa bodoh
Langkah lainnya dalam mengatasi siswa yang bodoh
Dengan meminta bantuan kepada guru BK agar menangani siswa tersebut.
Tugas guru BK adalah menganalisa faktor atau penyebab
Munculnya suatu masalah belajar yang dialami peserta didik.

Dan guru BK memang dibekali dengan ilmu
Bagaimana cara mengatasi siswa yang bermasalah
Baik dalam aspek psikologis atau dalam aspek aplikatif.

7.  Konsultasi dengan Orang Tua Siswa 
cara guru mengatasi siswa bodoh
Konsultasi langsung dengan orang tua siswa.
Menanyakan bagaimana perilaku siswa ketika berada di rumah
Kebiasaan siswa atau hubungan emosional antara orang tua dan siswa. 
Selain itu guru juga bisa memberikan arahan kepada orang tua siswa
Bagaimana sebaiknya mendidik siswa dengan baik dan benar.
Karena biasanya masalah belajar yang ditampakkan oleh siswa di sekolah
Berasal dari lingkungan keluarga, misalkan :
·        Kondisi keluarga siswa yang tidak harmonis
·        Ekonomi keluarga yang rendah
·        Perhatian orang tua yang minim, dll
Sehingga berdampak pada sikap dan tingkah laku siswa di sekolah.

8.  Membangun Motivasi Belajar Siswa
cara guru mengatasi siswa bodoh
Kebanyakan dari siswa yang gagal di sekolah dan tidak meraih prestasi
Hanya karena mempunyai motivasi belajar yang salah
Atau malah tidak mempunyai motivasi sama sekali
Satu-satunya motivasi yang membuat
mereka melakukan proses belajar karena paksaan

Paksaan yang dimaksud disini adalah paksaan dari orang tua, lingkungan atau guru
Jadi mereka bukan belajar karena mereka ingin belajar dan mempelajari sesuatu
Tapi karena mereka dipaksa oleh lingkungannya
Dan diajarkan oleh lingkungannya bahwa inilah hidup
Kamu harus melakukan apa yang disuruh

Guru harus mampu membangun semangat belajar dari dalam diri siswa
Yang akan membuat siswa menyukai proses belajar
Sehingga dia akan merasakan waktu begitu cepat berlalu ketika belajar
cara guru mengatasi siswa bodoh

Mereka yang bodoh di sekolah, setelah dewasa menjadi orang yang ahli dibidangnya
Guru jangan memandang sebelah mata siswa bodoh
Orang tua juga tak perlu kecil hati kalau anaknya bodoh
Karena siapa tahu ia calon jenius berikutnya
tokoh jenius yang dianggap bodoh ketika sekolah
Sejarah telah membuktikan
Mereka yang bodoh di sekolah
Beberapa diantara mereka adalah :
1.   Albert Einstein
Prestasi di sekolahnya sangat jelek.
Guru disekolahnya pun meminta orang tua Einstein untuk mengeluarkannya dari sekolah
Karena dia “terlalu bodoh untuk belajar”.
Menurut gurunya, ia hanya menghabiskan waktu dan energi percuma untuk mendidik Enstein.
Setelah dewasa Albert Einstein dikenal sebagai salah satu ilmuwan terbesar di dunia.

2.   Isaac Newton
Waktu di sekolah, Isaac Newton punya reputasi sebagai anak yang suka melamun.
Bahkan gurunya sering mengomeli kalau ia malas dan kurang memperhatikan.
Setelah dewasa ia menjadi seorang ilmuwan

3.   Hans Christian Andersen
Hans Christian Andresen di bangku sekolah termasuk siswa tertinggal
Padahal usianya lebih tua dibanding anak-anak sekelasnya.
Setelah dewasa ia menjadi penulis dan penyair yang terkenal

4.   Winston Churchill
Winston Churchill tampak bodoh waktu masih kecil.
Di sekolah ia mendapat nilai yang buruk
Kalau berbicara pun ia gagap
Setelah dewasa  ia menjadi Perdana Menteri Inggris di Perang Dunia 2
Ia juga termasuk pemimpin dan orator hebat abad ke-20

5.   Charles Darwin
Charles Darwin berprestasi amat buruk di sekolah, dan tidak suka belajar.
Bahkan ayahnya pernah mengatakan, ia hanya membuat malu keluarga.
Setelah dewasa ia menjadi seorang ilmuwan dengan teori evolusinya

6.   Thomas Alfa Edison
Thomas Alfa Edison ketika sekolah pernah disebut gurunya anak dungu.
Setelah dewasa ia menjadi seorang ilmuwan
Dia lah penemu bola lampu listrik

7.   Stephen Hawking
Ketika SMA rapor Stephen Hawking pernah merah
Ayahnya pun merasa sangat frustrasi melihatnya.
Setelah dewasa ia menjadi seorang astronom
Lubang hitam (Black Hole) adalah hasil penemuannya

8.   Beethoven
Beethoven pernah diremehkan gurunya  karena ia tidak bisa membuat perkalian dan pembagian.
Setelah dewasa ia menjadi komponis musik klasik yang terkenal




Tidak ada komentar:

Posting Komentar