Cash Register : Cash Register Manual, Cash Register Listrik, Cash Register Elektronik



cash register
Cash register atau dalam bahasa Indonesia disebut mesin kasir adalah peralatan mekanik atupun elektronik yang berfungsi untuk menghitung dan mencatat transaksi penjualan, serta  mengeluarkan hasil cetak (print) dari struk penjualan (receipt) untuk pelanggan. Cash register juga digunakan untuk mencatat komponen pajak dalam penjualan

Cash register terintegrasi dengan laci (cash drawer) untuk menyimpan sejumlah mata uang. Untuk mengurangi resiko dari kehilangan dan pencurian, laci/drawer cash register terbuka secara otomatis apabila ada penjualan atau transaksi, jikalau tidak ada transaksi tidak ada yang bisa membuka kecuali pengawas atau pemilik.

Zaman sekarang  cash register bisa disambungkan dengan perangkat bantu lainnya seperti timbangan digital, barcode scanner, pembaca kartu kredit atau kartu debit. Beberapa merek cash register antara lain CASIO, NCR, IBM, Wincor-Nixdorf, Sharp, Uniwell Toshiba TEC.


Jenis-Jenis Cash Register
Cash Register ada tiga jenis, yaitu:
1.    Cash Register Manual
Cash register manual dioperasikan dengan tangan manusia, digunakan untuk menjumlah, mengurangi, mengalikan dan memperoleh hasil jumlah. Salah satu merk cash register manual adalah Olivetti, dari jenis berkunci sepuluh yang dapat mencetak dan berkapasitas 12 angka.
cash register manual

Komponen Cash Register Manual :
1.     Bagian-bagian papan kunci pada mesin cash register manual merk Olivetti, terdiri dari:
a)     Kunci angka 0 sampai 9
b)    Indicator
c)     Kunci koreksi/kunci penghapus (c= clear key)
d)    Kunci pengulang (repeat key= R)
e)     Kunci mengurangi
f)      Kunci jumlah bagian
g)     Kunci jumlah akhir
h)    Kunci pengurang

2.     Engkol (Handle) Cash Register Manual
Engkol dipergunakan untuk menjalankan mesin, untuk menambah, mengurangi, memperoleh jumlah bagian, memperoleh jumlah akhir, dan untuk mencetak angka yang tidak perlu ditambahkan. Engkol berfungsi untuk melaksanakan pencatatan dalam cash register dan diputar setelah menekan kunci.

3.     Bagian pencetakan cash register manual terdiri dari:
a)     Deruji angka (digit bara)
b)    Pita tinta (ribbon)
c)     Pita kertas hitung (tally roll)
d)    Penggulung kertas (platen)
e)     Tombol penggulung kertas (knob)
f)      Penyobek kertas hitung (paper cutter)

Cara Mengoperasikan Cash Register Manual
1.     Mengosongkan / menetralkan mesin
2.     Menyiapkan angka-angka
3.     Menambahkan dan mengurangi
a)     Siapkan angka-angka yang akan ditambahkan kemudian tarik engkol
b)    Siapkan angka-angka yang akan dikurangkan, geser kunci ke arah tanda kurang (-), tarik engkol
4.     Menambahkan dan mengurangi beberapa bilangan yang sama
a)     Siapkan angka bilangan, geser kunci pengulangan (x) ke atas lalu tarik engkol sekian kali sebanyak bilangan yang sama yang akan ditambahkan.
b)    Siapkan bilangan dan geser kunci pengali (x) ke atas, geser kunci ke arah tanda kurang (-), munci tanda kurang lalu tarik engkol sebanyak bilangan yang sama yang akan dikurangi, setelah itu kunci dilepas lagi.
c)     Siapkan bilangan dan geser kunci ke arah yanga akan dikalikan dan geser tanda ulang (x) ke atas lalu tarik engkol sekian kali sebanyak pengalinya.
d)    Siapkan bilangan dan geser kunci pengali (X) ke atas, geser kunci ke arah tanda kurang (-) , kunci tanda kurang lalu tarik engkol sebanyak bilangan yang sama yang akan dikurangi, setelah itu kunci dilepas lagi.
5.     Mengalikan dan menjumlah suatu bilangan
a)     Siapkan bilangan dan geser kunci ke arah yanga akan dikalikan dan geser tanda ulang (x) ke atas lalu tarik engkol sekian kali sebanyak pengalinya.
b)    Siapkan angka-angka bilangan yang akan dikalikan dan geser tanda ulang (X) ke atas lalu tarik engkol sekian kali sebanyak pengalinya.
c)     Setelah memperoleh jumlah dari bilangan-bilangan yang telah tercetak pada pita kertas hitung dengan menggeser kunci ke tanda Sub total ( ) lalu tarik engkol, setelah operasi Subtotal mesin tidak netral dan penjumlahan selanjutnya dapat diteruskan
d)    Setelah memperoleh jumlah total bilangan-bilangan yang telah dimasukkan ke dalam mesin dengan menggeser ke arah tanda jumlah (+) lalu tarik engkol. 




2.    Cash Register Listrik
Ciri-ciri cash register listrik adalah antara lain :
1.     Digerakkan dengan tenaga listrik dan dilengkapi engkol (handle) yang dipergunakan bila listrik mati
2.     Cara kerja dan komponen mesinnya mekanik
3.     Memiliki dua kunci untuk kasir dan pimpinan
4.     Mencatat transaksi kas secara umum (satu departemen)
5.     Mempunyai kemampuan 5 digit
Terdapat beberapa macam merk cash register listrik, salah satunya adalah NCR
cash register listrik

Komponen Cash Register Listrik:
1.     Layar baca
2.     Kunci kasir
3.     Kunci angka
4.     Kunci operasi
5.     Engkol
6.     Kunci penghapus
7.     Layer control
8.     Kunci uang
9.     Pencetak validasi
10.            Penutup mesin

Cara Mengoperasikan Cash Register Listrik
1.     Dengan anak kunci, kasir dapat menghidupkan mesin , baik untuk operasi manual maupun listrik
2.     Pada waktu menerima pembayaran , kasir harus menekan kunci angka yang menunjukkkan jumlah uang yang akan dibayar oleh pembeli
3.     Selanjutnya tekan kunci operasi. Bila menggunakan listrik mesin langsung hidup dan siap dioperasikan. Di layar akan terlihat jumlah uang tadi dan secara otomatis laci uang akan terbuka.Sesudah uang pembayaran dari pembeli dimasukkan ke dalam laci dan uang kembalian diserahkan ke pembeli kasir menutup laci kembali, lalu tekan kembali kunci operasi hingga layar menunjukkan angka nol.
4.     Jika listrik mati dan akan menggunakan mesin tsb secara manual, mesin akan beroperasi bila engkol diputar sekali searah jarum jam. Laci akan terbuka, layar menunjukkan jumlah uang yang yang harus dibayar oleh pembeli. Sesudah laci ditutup kembali tekan kunci operasi lalu engkol diputar sekali lagi, agar layar menunjukkan angka nol (posisi netral ).
5.     Sesudah transaksi selesai, pimpinan dapat mencocokkan pada layar kontrol tentang jumlah uang kas yang harus ada sesuai dengan transaksi. Pencetak slip (lembar nota) terdiri dari tanggal, nomor transaksi dan besar transaksi, juga terdapat alat mekanis untuk mengatur tanggal yang terdapat di dalamnya.



3.    Cash Register Elektronik
Ciri-ciri cash register elektronik antara lain :
1.     Digerakkan oleh tenaga listrik arus listrik yang kuat. Saat ini sudah ada alat penyimpan tenaga listrik yang disebut inverter, sehingga dapat menjamin mesin yang membutuhkan tenaga listrik tanpa gangguan listrik mati
2.     Mempunyai departemen mulai dari 1 sampai dengan lebih dari 30 yang dapat dikembangkan sampai dengan 200 departemen dalam satu mesin
3.     Mesin Cash Register ini dapat digunakan sampai 8 orang kasir
4.     Layar / display menampilkan angka dan lampu pesan dengan cahaya berwarna hijau
5.     Pada tipe tertentu dapat diprogramkan menampilkan nama barang, berupa tulisan pada layar / display

Cash register electronic dapat melakukan perhitungan secara: efisien, ketelitian yang tinggi, kecepatan tinggi, praktis. Terdapat beberapa macam merk cash register elektronik, diantaranya Sharp ER 3100 atau Sharp ER 2970.
cash register elektronik

Kemampuan Cash Register Elektronik
Kemampuan cash register elektronik antara lain:
1.     Penjumlahan penjualan/penerimaan cash.
2.     Pengurangan penjualan kredit/hutang.
3.     Penghitungan prosen.
4.     Pembatalan/penghapusan.
5.     Pencatatan persediaan uang kas.
6.     Pencatatan pengeluaran pengeluaran uang kas.
7.     Pencatatan nomor bon/transaksi pada kertas bon.
8.     Pencatatan penjualan dengan diskon.

Macam-Macam Cash Register Elektronik
Menurut jumlah kasir (operator), terdiri dari : 1) Cash register untuk satu kasir, 2) Cash register untuk empat kasir, 3) Cash register untuk delapan kasir

Menurut jumlah departemennya, terdiri dari : 1) Cash register kecil, memiliki departemen kurang dari 10, 2) Cash register sedang, memiliki departemen 10-20, 3) Cash register besar, memiliki departemen lebih dari 20


Komponen Cash Register Elektronik :
1.     Layar baca
2.     Mesin kunci: operator, submanager, manager
3.     Tombol kasir
4.     Posisi kunci mesin
5.     Posisi tombol receipt: on, off
6.     Tombol paper feed: receipt dan jurnal
7.     Tombol angka-angka
8.     Tombol departemen
9.     Tombol alat pembayaran

3 (tiga) jenis kunci untuk tipe mesin ER 2970 yaitu:
1.     Kunci mesin
a)     OP: kunci ini hanya dapat  membuka  dari OFF s.d. X.        
b)    SM: kunci ini dapat dipakai dari  PGM s.d. X1/Z1
c)     MA: kunci ini dapat membuka  PGM s.d. X1/Z1

2.     Mengenal Kode Kasir (CLERK)
Untuk kode kasir ada empat tombol yang didapat digunakan yakni tombol  A, B, D,  E  (ditekan). 

3.     Mengenal Posisi Kunci
a)     PGM: untuk membuat program.
b)    (Void): untuk pembatalan transaksi.
c)     (Off): untuk mematikan mesin.
d)    Clock: untuk membuat tanggal & Jam.
e)     REG: untuk siap beroperasi.
f)      X: mengetahui total sementara.
g)     X1/Z1: untuk mengetahui total akhir hari.
h)    X2/Z2: untuk mengetahui total akhir perminggu/per bulan.

4.     Mengetahui tombol Receipt/Kertas strook
a)     OFF: kertas receipt tidak keluar secara otomatis.
b)    ON: kertas receipt akan keluar secara otomatis.

5.     Mengenal Tombol Paper Feed/Tombol Bantu.
a)     Receipt: untuk memasang/menjalankan kertas receipt.
b)    Journal: untuk memasang/menjalankan kertas journal.


Cara Mengoperasikan Cash Register Elektronik
1.     Mencocokkan tanggal/ Membuat tanggal. Misalnya : Tanggal 18, bulan 04, tahun 03  (18 – 04 – 03).
Caranya :
a)     kunci mesin di CLOCK,
b)    tekan angka 18, tekan angka 04, tekan angka 03,
c)     tekan # (non AD).

2.     Membuat Jam. Misalnya : Jam 12.00 lewat 10 menit (12.10).
Caranya :
a)     kunci mesin di CLOCK,
b)    tekan angka 12, tekan angka 10,
c)     lalu tekan TM/ST (Time/Sub Total). 

3.     Membuat Nomor Kode Mesin. Misalnya : 125.
Caranya :
a)     kunci mesin di PGM,
b)    tekan angka 1, tekan . (titik),
c)     tekan X (kali, tekan angka 125,
d)    tekan TM/ST (time/Sub Total).

4.     Membuat Nomor Urut Transaksi/Nomor start  (4 angka). Misalnya: 1000  untuk nomor start.
Caranya :
a)     tekan angka 2, tekan . (titik),
b)    tekan X, tekan 1000,
c)     lalu tekan TL.


Sumber :